R-na3Setya's Blog

Just another WordPress.com weblog

contoh Latar belakang proposal SKripsi


BAB I
PENDAHULUAN

 

A.    Latar Belakang

Pendidikan merupakan cara untuk mencerdaskan bangsa yang sesuai dengan pembukaan Undang Undang Dasar 1945 alinea ke-4 serta ingin mencapai tujuan pendidikan nasional. Perkembangan jaman saat ini menuntut adanya sumber daya manusia yang berkualitas sehingga mampu bersaing dengan negara lain yang telah maju. Pendidikan mepunyai peranan yang sangat peniting dalam menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas. Pendidikan yang berkualiats akan berpengaruh pada kemajuan diberbagai bidang. Di samping mengusahakan pendidikan yang berkualitas, pemerintah perlu melakuakn perataan pendidikan dasar badi setiap Warga Negara Indonesia, agar mampu berperan serta dalam memajukan kehidupan bangsa.

Pendidian merupakan salah satu sektor yang paling penting dalam pembangunan nasional. Hal ini dikarenakan melalui sektor pendidikan dapat dibentuk manusia yang berkualitas, seperti yang disebutkan dalam Undang-Undang No. 20 Tahun 2003 Bab II Pasal 3 bahwa:

Pendidkan nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak seperti peradapan bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab.

 

Demikian juga halnya dengan dunia pendidikan yang terdapat banyak persaingan-persaingan siswa dalam belajar. Hal tersebut terjadi karena para siswa menginginkan presatsi belajar yang lebih baik dari teman-temannya. Prestasi belajar adalah hasil belajar yang dicapai siswa selama mengikuti pelajaran pada periode tertentu dalam suatu lembaga pendidikan di mana hasilnya dinyatakan dalam bentuk angka atau simbol lainnya.

Prestasi belajar akuntansi adalah suatu kemampuan siswa dalam menguasai pengetahuan akuntansi, sikap, ketrampilan, baik mempelajari, memahami dan mampu mengerjakan atau menjawab pertanyaan yang berhubungan dengan kauntansi ditunjukkan dengan nilai atau angka yang diberikan oleh guru.

Prestasi belajar akuntansi yang diperoleh siswa dapat diukur secara langsung dengan test dan dapt dihitung hasilnya. Prestasi belajar akuntansi tidak hanya memberikan informasi mengenai kemnajuan siswa umum tentang kemajuan kegiatan pendidikan di sekolah dalam mata pelajaran akuntansi.

Dalam proses belajar mengajar akuntansi kelas XI SMA Negeri 1 Bambanglipuro mengalami masalah dalam belajar yang berakibat pada rendahnya prestasi belajar akuntansi. Meskipun tidak semua siswa mengalami hal tersebut. Karena setiap siswa memiliki kemampuan yang berbeda-beda. Untuk meningkatkan prestasi belajar akuntansi yang sesuai dengan harapan, pihak sekolah telah mengupayakan berbagai usaha. Pihak sekolah telah berusaha meningkatkan efisiensi dan efektivitas proses belajar mengajar. Hali ini dilakukan dengan meningkatkan kemampuan akademis guru, kemampuan manajerial, kemampuan memberikan materi dan kemampuan berorientasi kepada siswa. Namun terkadang prestasi belajar akuntansi yang dicapai belum sesuai dengan yang diharapkan. Untuk mengetahui hal tersebut perlu ditelusuri faktor-faktor yang dapat mempengaruhi prestasi belajar akuntansi.

Prestasi belajar akuntansi dipengaruhi oleh beberapa faktor. Faktor yang mempengaruhi prestasi belajar akauntansi secara umum dapat dibedakan menjadi dua, yaitu: Pertama, faktor intern atau berasal dari dalam diri siswa meliputi fakrtor jasmani dan psikologis. Faktor jasmani terdiri dari kesehatan dan cacat tubuh, sedangkan faktor psikologis terdiri dari intelegensi, perhatian, minat, bakat, motivasi, kematangan dan kelelahan. Kedua, faktor ekstern atau faktor yang berasal dari luar diri siswa, antara lain: factor keluarga meliputi cara orangtua mendidik, sosal ekonomi, faktor sekolah dan faktor masyarakat.

Siswa sebagai faktor utama dalam kegiatan belajar di sekolah. Masing-masing siswa mempunyai karakteristik yang berbeda satu dengan lainnya, sehingga menyebabkan perbedaan dalam meningkatkan prestasi belajar.  Faktor-faktor tersebut mengakibatkan munculnya siswa yang memiliki prestasi tinggi, sedang atau rendah. Demikian pula pada SMA Negeri 1 Bambanglipuro, prestasi belajar akuntansi yang dimiliki siswa kelas XI jurusan IPS juga berbeda-beda. Salah satu faktor yang diduga berpengaruh besar yaitu status sosial ekonomi. Status sosial ekonomi orang tua berperan penting dalam mendukung prestasi belajar akuntansi siswa. Menurut Dimyati Mahmud (1998:101), “Status sosial ekonomi orang tua meliputi tingkat pendapatan, tingkat penghasilan, jenis pekerjaan, jabatan orangtua, fasilitas khusus dan barang-barang berharga yang ada di rumah seperti radio, tv, almari es, dll. Di SMA Negeri 1 Bambanglipuro menurut observasi masih terdapat siswa yang berasal dari golongan status sosial ekonomi rendah. Hal ini dapat dilihat dari pendidikan orang tua dan penghasilan orangtua. Sebagian besar pekerjaan oaring tua siswa kelas XI jurusan IPS SMA Negeri 1 Bambanglipuro sebagai buruh, petani atau pegawai swasta, meskipun juga ada yang berasal dari golongan status sosial ekonomi tinggi. Siswa yang berasal dari golongan sosial ekonomi tinggi akan banyak mendapatkan fasilitas, sarana dan perhatian dalam belajarnya. Adanya fasilitas belajar mengajar yang memadai akan mendukung proses belajar siswa sehingga memungkinkan prestasi belajar siswa tinggi. Sebaliknya siswa yang berasal dari golongan status sosial ekonomi rendah, memungkinkan anak mengalami kesulitan-kesulitan dalam belajar karena kurangya dukungan moral maupun material orang tua sehingga ada kecenderungan prestasi belajar anaknya rendah.

Faktor dari luar siswa yang dapat mempengaruhi prestasi belajar akuntansi adalah lingkungan belajar siswa. Lingkungan belajar siswa baik yang bersifat fisik maupun sosial termasuk di dalamya yaitu lingkuang keluarga, lingkungan masyarakat, lingkungan alam, lingkungan sekolah mempunyai peran yang besar dalam mendukung proses belajar di rumah. Tersedianya tempat belajar khusus, alat-alat belajar, penerangan yang cukup, perhatian dari orang tua, serta suasana rumah yang tenang akan memberikan pengaruh positif terhadap proses belajar siswa. Siswa akan mempunyai semangat dan tenang dalam belajar sehingga prestasi belajarnya akan tinggi.

Prestasi belajar akuntansi tidak akan pernah dihasilkan oleh seseorang bila orang tersebut tidak melakukan usaha untuk memperbaikinya. Sehingga untuk meningkatkan prestasi tersebut pihak sekolah telah berupa dalam berbagai hal. Namun upaya tersebut berbenturan dengan alokasi waktu yang di tetapkan untuk pelajaran akuntansi pada sekolah SMA. Pada SMA 1 Bambanglipuro alokasi waktu yang diberikan untuk pelajaran akuntansi bagi kelas XI IPS adalah 4 jam pelajaran utuk setiap minggu. Waktu tersebut dirasa sangat kurang dibandingkan dengan materi yang harus dikuasai para siswa.

Frekuensi belajar merupakan suatu hal yang penting dalam meningkatkan prestasi belajar siswa, khususnya dalam mata pelajaran akuntansi. Dalam proses belajar mengajar, tanpa adaya keaktifan anak belajar tidak akan mencapai hasil yang ma ksimal. Sering dijumpai pada individu yang malas belajar jika tidak ada ulangan atau jika tidak ada tugas dari sekolah. Di samping itu, individu yang kurang mempunyai keinginan untuk mengembangkan potensi kreatif yang ada dalam dirinya. Hal ini tampak terjadi pada saat proses belajar mengajar berlangsung. Siswa kurang efektif dan responsif terhadap materi yang disampaikan. Kondisi semacam ini menjadikan siswa lebih banyak tergantung pada pendidik.

 

Berdasarkan uraian di atas peneliti tertarik untuk melakukan penelitian yang berjudul “Pengaruh Antara Status Sosial Ekonomi Orang Tua Dan Lingkungan Belajar Siswa Terhadap Prestasi Belajar Akuntansi Siswa Kelas XI IPS SMA Negeri 1 Bambanglipuro Tahun Ajaran  2011/2012”.

 

B.     Identifikasi Masalah

Berdasarkan pada latar belakang masalah yang dikemukakan diatas, dapat diidentifikasikan berbagai masalah sebagai berikut:

  1. Prestasi belajar siswa dalam mata pelajaran akuntansi belum seperti yang diharapkan.
  2. Status sosial ekonomi siswa yang rendah dapat mempengaruhi prestasi belajar akuntansi.
  3. Kurangnya sarana dan prasaranan belajar sehingga siswa tidak bersemangant dalam belajar.
  4. Terbatasnya waktu mata pelajaran akuntansi
  5. Belum diketahui lingkungan belajar siswa kelas XI jurusan IPS SMA Negeri 1 Bambanglipuro dalam mata pelajaran akuntansi

 

 

C.    Pembatasan Masalah

Mengingat luasnya permasalahn yang berhubungan dengan prestasi belajar akuntansi, maka peneliti perlu membuat pembatasan masalah agar hasil penelitian dan pembatasan dapat lebih terfokus dan mendalam pada permasalahan yang diangkat. Secara umum prestasi belajar akuntansi siswa dipengaruhi dua faktor, yaitu faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal meliputi faktor fisiologis psikoligis. Sedangkan faktor eksternal meliputi faktor keluarga, faktor sekolah dan faktor masyarakat. Karena banyaknya faktor yang mempengaruhi prestasi belajar akuntansi, maka masalah utama yang akan diteliti dalam penelitian ini dibatasi pada faktor prestasi belajar akuntansi dengan satus sosial ekonomi dan lingkungan belajar siswa. Peneliti mengambil fokus mata pelajaran akuuntansi dan mengambil populasi siswa kelas XI jurusan IPS SMA Negeri 1 Bambanglipuro.

 

D.    Rumusan Masalah

Berdasarkan pembatasan masalah di atas, maka permasalahan dalam penelitian ini dapat dirumuskan sebagai berikut:

  1. Bagaimana Pengaruh Antara Status Sosial Ekonomi Orangtua Dengan Prestasi Belajara Akuntansi Siswa Kelas XI IPS SMA Negeri 1 Bambanglipuro?
  2. Bagaimana Pengaruh Antara Lingkungan Belajar Dengan Prestasi Belajar Akuntansi Siswa Kelas XI IPS SMA Negeri 1 Bambanglipuro?
  3. Bagaimana Pengaruh Antara Status Sosial Ekonomi Orangtua Dan Lingkuang Belajar Dengan Prestasi Belajara Akuntansi Siswa Kelas XI IPS SMA Negeri 1 Bambanglipuro?

 

E.     Tujuan Penelitian

Adapun tujuan penelitian yang diharapkan sesuai dengan perumusan masalah di atas, maka penelitian ini mempunyai tujuan untuk mengetahui:

  1. Pengaruh Status Sosial Ekonomi Orang Tua dengan Prestasi Belajar Akuntansi Siswa Kelas XI IPS SMA Negeri 1 Bambanglipuro.
  2. Pengaruh Antara Lingkungan Belajar Dengan Prestasi Belajar Akuntansi Siswa Kelas XI IPS SMA Negeri 1 Bambanglipuro.
  3. Pengaruh Antara Status Sosial Ekonomi Orangtua Dan Lingkuang Belajar Dengan Prestasi Belajara Akuntansi Siswa Kelas XI IPS SMA Negeri 1 Bambanglipuro.

 

F.     Manfaat penelitian

Dari berbagai hal yang telah diungkapkan di atas, peneliti diharapkan dapat meberikan manfaat sebagai berikut:

1. Secara Teoritin

  • Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan masukan dalam rangka mendukung teori tentang “Pengaruh Antara Status Sosial Ekonomi Orangtua Dan Lingkuang Belajar Dengan Prestasi Belajara Akuntansi Siswa Kelas XI IPS SMA Negeri 1 Bambanglipuro”
  • Hasil penelitian ini diharapkan bermanfaat dalam memperluas pengetahuan di bidang akuntansi terutama dalam bidang pendidikan yang terkait dengan “Pengaruh Antara Status Sosial Ekonomi Orangtua Dan Lingkuang Belajar Dengan Prestasi Belajara Akuntansi Siswa Kelas XI IPS SMA Negeri 1 Bambanglipuro”. Wawasan pengetahuan ini juga dapat menjadi wacana pengetahuan bagi mahasiswa di lingkungan pendidikan, khususnya bidang  pendidikan akuntansi dalam mempelajari akuntansi di Universitas Negeri Yogyakarta.
  • Hasil penelitian ini dapat dijadikan acuan peneliti-peneliti selanjutnya yang mempunyai obyek penelitian yang sama.

2. Secara Praktis

  • Bagi peneliti. Sebagai wahana untuk latihan dan studi banding antara teori yang sudah didapat di bangku kuliah dengan praktek yang sebenarnya diterapkan dalam dunia pendidikan, sehingga nantinya dapat dijadikan bekal dalam memasuki dunia kerja. Selain itu dengan penelitian ini peneliti dapat menambah pengetahuan tentang “Pengaruh Antara Status Sosial Ekonomi Orangtua Dan Lingkuang Belajar Dengan Prestasi Belajara Akuntansi Siswa Kelas XI IPS SMA Negeri 1 Bambanglipuro”.
  • Bagi Pihak Sekolah. Hasil penelitia ini diharapkan dapat memberikan informasi yang bermanfaat bagi pengelola pendidikan dan pengajaran agar lebih mengerti dan memehami faktor-faktor yang mempengaruhi prestasi belajar.
  • Bagi universitas Hasil penelitian diharapkan dapat memberiakn sumbangan bagi ilmu pengetahuan dan pendidikan.  Dalam hasil penelitian ini diharapkan dapat memberiakn masukan yang berarti dan dapat menjadi referensi untuk penelitian selanjutnya.
  • Bagi Mahasiswa. Penelitian ini merupakan penelitian yang dikhususkan mempelajari “Pengaruh Antara Status Sosial Ekonomi Orangtua Dan Lingkuang Belajar Dengan Prestasi Belajara Akuntansi Siswa Kelas XI IPS SMA Negeri 1 Bambanglipuro”. Dari penelitian ini diharapkan dapat digunakan oleh mahasiswa sebagai wahana penerapan ilmu yang diperoleh selama kuliah dan dapat memperbanyak ilmu pengetahuan yang didapat  sehingga dapat menjadi bekal dimasa depan.

 

 

 

 

 

 

 

About these ads

14 Januari 2012 - Posted by | Uncategorized

Maaf, form komentar ditutup saat ini.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: