Motivasi dari sebuah buku, yg aku lupa judulnya


Pelajaran yang berharga dari dua pendapat yaitu ayah yang kaya dan Ayah yang miskin, yaitu:
 Ayah yang miskin menagjarkan “Cinta akan uang adalah akar dari segala kejahatan”, sedangkan Ayah yang kaya mengajarkan “Kekurangan uang adalah akar dari segala kejahatan”.
 Ayah yang miskin sering mengatakan “I can’t afford it”, sememntara Ayah yang kaya sering bertanya, “How can I afford it?”
 Ayah yang miskin mengatakan, “Orang kaya harus membayar pajak lebih besar untuk menolong mereka yang kurang beruntung hidupnya”, sementara Ayah yang kaya mengatakan, “Aturan perpajakn menghukum orang yang produktif, dan memberi hadiah kepada mereka yang tidak produktif”.
 Ayah yang miskin mengajarkan, “Belajarlah yang serius dan kamu akan mendapatkan perusahaan yang baik tempat bekerja nantinya”, sementara Ayah yang kaya mengatakan, “Belajarlah yang tekun supaya kamu dapat memperoleh perusahaan yang bagus untuk dibeli”.
 Ayah yang miskin mengatakan, “Saya tidak bisa kaya karenaharus membiayai anak-anak seperti kamu”, sedangkan Ayah yang kaya mengatakan, “Saya harus kaya sebab anak-anak seperti kamu perlu biaya yang besar”.
 Ayah yang miskin melarang pembicaraan tentang uang saat makan, sedangkan Ayah yang kaya mengajak diskusi soal-soal uang di meja makan.
 Ayah yang miskin menganjurkan, “Gunakan uang secara aman, jangan mengambil risiko”, sedangangkan Ayah yang kaya menganjurkan, “Belajarlah mengelola risiko-risiko”.
 Ayah yang miskin mengatakan, ” Rumah kita adalah investasi dan asset kita yang terbesar”, sementara Ayah yang kaya mengatakan, “Bila rumah kamu merupakan investasi yang terbesar, kamu dalam kesulitan”.
 Ayah yang miskin membayar tagihan-tagihan lebih dahulu, sementara Ayah yang kaya membayar tagihan-tagihan belakangan.
 Ayah yang miskin percaya bahwa perusahaan dan pemerintah akn mengurus kebutuhan-kebutuhan kita, sedangkan Ayah yang kaya mengandalkan kemandirian finansialnya sendiri.
 Ayah yang miskin menganjurkan untuk membuang sebanyak mungkin (dan diasanya tidak banyak), sedangkan Ayah yang kaya mengnjurkan untuk berinvestasi sebanyak mungkin.
 Ayah yang miskin mengajarkan cara menulis curriculum vitae yang bagus agar mendapatkan pekerjaan yang bagus, sedangkan Ayah yang kaya mengajrkan bagaimana menulis proposal bisnis yang bagus supaya dapat menciptakan lapangn pekerjaan.
 Ayah yang miskin mengatakan, “ Saya tidak akan pernah kaya”, sedangkan Ayah yang kaya mengatakan. “Saya orang kaya, dan oaring kaya tidak melakukan ini dan itu”.
 Ayah yang miskin mengatakan, “ Uang tidak penting”, sementara Ayah yang kaya menagtakan, “Uang adalah kekuasaan”.
 Ayah yang miskin bekerja keras untuk mendapatkan uang, sementara Ayah yang kaya membuat uang bekerja bagi dirinya.
 Ayah yang miskin mengajarkan, “Jadilah seorang yang special, ketehuilah banyak hal tentang sesuatu yang khusus’, sedangkan Ayah yang kaya mengajarkan, “Ketahuilah seba sedikit tentang baynak hal, jadilah generalis”